![]() |
| Air Panas Selandia Baru / Ragam Keunikan |
Dunia Travelling, Jakarta - Dunia alam tentu nya sangat membuat kita terpukau akan keindahannya, pemandangan dunia alam sangat beraneka ragam tentunya. Pemandangan alam itu bisa berupa gunung, lautan, pantai, danau dll.
Danau yang satu ini disebut sebagai danau wajan, Frying Pan Lake alias 'danau wajan' berada tepat di Waimangu Volcanic Rift Valley, Selandia Baru. Sesungguhnya, danau tersebut memiliki nama asli Waimangu Cauldron. Nama asli sang danau pun resmi dipakai sejak tahun 1963.
Dilansir dari Dunia Travelling, danau wajan mempunyai luas permukaan 3,8 ha ( 9,3 hektar ) atau sekitar luas 38.000 meter persegi, untuk kedalaman danau wajan rata - rata air panas 6 meter ( 19,6 kaki ), tetapi di beberapa tempat mencapai kedalaman hingga 20 meter ( 65,6 kaki ).
Namun tidak semua orang tahu tempat keunikan danau wajan ini, disebut danau wajan karena permukaan airnya yang dipenuhi asap layaknya orang memasak di sebuah panci besar yang dipenuhi berupa bahan di dalam panci.
Meski tergolong unik, Frying Pan Lake termasuk salah satu sumber air panas terbesar di dunia. Walaupun permukaan airnya yang dipenuhi asap tampak menakutkan, sebenarnya suhu air danau sendiri tidak terlalu panas.
Pasalnya, asap yang membumbung di atas danau berasal dari gumpalan-gumpalan gas yang terlepas dari air. Menurut Atlas Obscura, awalnya danau wajan ini terbentuk karena letusan gunung berapi Tarawera pada tahun 1886.
Akibat letusan itu, terjadilah gempa bumi dahsyat yang mengguncang daerah Rotorua. Selain gempa bumi, terjadi pula waimangu geyser (air panas yang kuat) di daerah tersebut.
Namun, pada tanggal 1 November 1904, waimangu geyser punah akibat tanah longsor. Lantaran gempa itu, maka terbentuklah daerah yang sekarang dikenal sebagai Waimangu Volcanic Rift Valley beserta cekungan yang disebut Frying Pan Lake.
Baca Juga : 6 Hal Paling Mengasyikan Saat Liburan Panjang


0 Komentar
Penulisan markup di komentar